Minggu, 10 Desember 2017

Cara Mengatasi Radiasi HP

     Sebelum saya membahas cara mengatasi radiasi HP, kalian harus tahu lebih dulu pengertian dan jenis-jenis radiasi.

Dalam fisikaradiasi mendeskripsikan setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Orang awam sering menghubungkan kata radiasi ionisasi(misalnya, sebagaimana terjadi pada senjata nuklir, reaktor nuklir, dan zat radioaktif), tetapi juga dapat merujuk kepada radiasi elektromagnetik (yaitu, gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultra violet, dan X-ray), radiasi akustik, atau untuk proses lain yang lebih jelas. Apa yang membuat radiasi adalah bahwa energi memancarkan (yaitu, bergerak ke luar dalam garis lurus ke segala arah) dari suatu sumber. geometri ini secara alami mengarah pada sistem pengukuran dan unit fisik yang sama berlaku untuk semua jenis radiasi. Beberapa radiasi dapat berbahaya. Wikipedia

Sedangkan radiasi Handphone adalah energi yang berpindah melalui ruang dalam bentuk gelombang atau partikel. Hal ini terjadi secara alami dan selalu terjadi di sekitar kita. 



Radiasi terdiri dari beberapa jenis, dan setiap jenis radiasi tersebut memiliki panjang gelombang masing-masing. Jenis-jenis radiasi secara garis besar terbagi menjadi 2, yaitu:
1.   Radiasi Ionisasi adalah jenis radiasi yang dapat menyebabkan proses ionisasi (terbentuknya ion positif dan ion negatif) apabila berinteraksi dengan materi. Umumnya berasal dari bahan atau material radioaktif , berupa gelombang elektromagnetik dengan energi yang tinggi (gamma) atau pancaran partikel-partikel, mempunyai energi yang tinggi sehingga menyebabkan elektron terlepas dari orbitnya. Yang termasuk dalam jenis radiasi ionisasi adalah partikel alpha, partikel beta, sinar gamma, sinar-X dan neutron. Setiap jenis radiasi memiliki karakteristik khusus.
a.      Partikel Alpha (α)
      1. Mempunyai ukuran (volume) dan muatan listrik positif yang besar.
      2. Tersusun dari dua proton dan dua neutron, sehingga identik dengan inti atom Helium
      3. Daya ionisasi partikel alpha sangat besar, kurang lebih 100 kali daya ionisasi partikel β dan               10.000 kali daya ionisasi sinar-gamma.
      4. Karena mempunyai muatan listrik yang besar, maka partikel alpha mudah dipengaruhi oleh medan     listrik yang ada di sekitarnya dan setelah terlepas dari sumbernya hanya mampu menjangkau jarak     sejauh 4-5 cm di dalam media udara.
     5. Akibat ukurannya yang besar maka partikel alpha tidak mampu menembus pori-pori kulit kita           pada lapisan yang paling luar sekalipun, sehingga radiasi yang diapancarkan oleh partirkel alpha         tersebut tidak berbahaya bagi manusia apabila berada di luar tubuh. Hal ini dikarenakan massa         partikel yang tinggi sehingga memiliki sedikit energi dan jarak yang rendah, partikel alphaa dapat       dihentikan dengan selembar kertas.
    6.  Peluruhan alpha adalah jenis radioaktif dimana inti atom memancarkan partikel alpha dengan              nomor massa kurang dari 4 dan nomor atom kurang dari 2

b.      Partikel Beta (β)
      1. Mempunyai ukuran dan muatan listrik lebih kecil dari partikel alpha
      2. Daya ionisasinya di udara 1/100 kali daya ionisasi partikel alpha
     3. Dengan ukurannya yang lebih kecil, partikel beta mempunyai daya tembus lebih besar dari partikel     alpha
     4. Karena muatannya yang kecil daya jangkau partikel beta di udara bisa sejauh 9 cm, untuk                 selanjutnya dibelokkan oleh medan listrik yang ada di sekitarnya.

c.       Sinar Gamma (γ)
      1. Tidak mempunyai besaran volume dan muatan listrik sehingga dikelompokkan ke dalam                    gelombang elektromagnetik.
      2. Daya ionisasinya di dalam medium sangat kecil.
      3.  Karena tidak mempunyai muatan listrik maka sinar g tidak terbelokkan oleh medan listrik yang         ada    di sekitarnya, sehingga daya tembusnya sangat besar dibandingkan dengan daya tembus           partikel a     atau β.


     d. Sinar-X
         1. Mempunyai kemiripan dengan sinar g, yaitu dalam hal daya jangkau pada suatu media dan                            pengaruhnya oleh medan listrik. Yang membedakan antara keduanya adalah proses terjadinya.
         2. Sinar g dihasilkan dari proses peluruhan zat radioaktif yang terjadi pada inti atom, sedangkan sinar-                X dihasilkan pada waktu elektron berenergi tinggi yang menumbuk suatu target logam.
        3. Sinar g akan dipancarkan secara terus menerus oleh sumber radioaktif selama sumber tersebut                     bersifat tidak stabil, sedangkan sinar-X dapat setiap saat dihentikan pancarannya apabila pesawat                 sinar-X tidak diberikan suplai daya (tenaga listrik).

      ePartikel Neutron
           1. Mempunyai ukuran kecil dan tidak mempunyai muatan listrik.
           2. Karena ukurannya yang kecil dan tidak terpengaruh oleh medan listrik di sekitarnya, maka partikel                neutron memiliki daya tembus yang tinggi.
           3. Partikel neutron dapat dihasilkan dari reaksi nuklir antara satu unsur tertentu dengan unsur lainnya.

2.    Radiasi Non Ionisasi merupakan radiasi yang tidak memproduksi ion-ion baik secara langsung maupun tidak pada saat berinteraksi dengan suatu material (tidak menyebabkan efek ionisasi). Umumnya tidak berasal dari bahan radioaktif, merupakan gelombang elektromagnetik dengan energi rendah, tidak mempunyai energi yang cukup untuk membuat elektron terlepas dari orbitnya, tetapi dapat menarik elektron
Radiasi non-ionisasi tersebut berada di sekeliling kehidupan kita. Yang termasuk dalam jenis radiasi non-ionisasi antara lain adalah:
-          gelombang radio (yang membawa informasi dan hiburan melalui radio dan televisi);
-          gelombang mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler handphone);
-          sinar inframerah (yang memberikan energi dalam bentuk panas);
-          cahaya tampak (yang bisa kita lihat);
-          sinar ultraviolet (yang dipancarkan matahari).
Bila di khususkan lagi jenis-jenis radiasi maka dapat ditinjau dari massa dan muatan listriknya.
1.      Ditinjau dari massanya, radiasi dapat dibagi menjadi:
a.       Radiasi elektomagnetik, radiasi yang terdiri atas gabungan dan interaksi gelombang magnetik dan listrik yang bergerak dengan kecepatan cahaya, misalnya cahaya, gelombang radio, sinar gamma, sinar X. Semuanya dapat dipancarkan melalui vakum, tidak memiliki massa. Terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik.
b.      Radiasi partikel adalah radiasi berupa partikel yang memiliki massa, misalnya partikel betaalfa dan neutron.
2.      Ditinjau dari "muatan listrik"nya, radiasi dapat dibagi menjadi:
a.       Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi.
Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Termasuk ke dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet

Untuk mengatasi bahaya radiasi Hp dibawah ini beberapa tips yang perlu diketahui :

#1. Mengaktifkan speaker. Memakai speaker saat menelepon atau menerima panggilan akan mengurangi energi atau tingkat bahaya radiasi Hp-nya. Demikian juga, semakin jauh anda dari antena Hp, akan semakin rendah tingkat radiasinya. Kabel headset pada banyak Hp juga bisa bertindak sebagai antena, dan dapat mengirimkan sejumlah radiasi elektromagnetik ke pengguna Hp. Karena itu bijaksanalah dalam memakai kabel headset.

#2. Lebih baik SMS. Bila anda terbiasa dengan SMS-ria, sekarang anda punya alasan kuat untuk memaksimalkan kebiasaan anda tersebut. Mengirim teks via SMS akan membatasi durasi paparan bahaya radiasi Hp, dan menjaga jarak Hp dari kepala dan tubuh kita.

#3. Setting ke mode off line. Waktu Hp tidak dipakai, jangan lupa untuk mematikannya. Atau, setting menjadi offline, stand alone, atau flight mode, yang akan mematikan transmitter-nya namun masih memungkinkan Anda untuk menggunakan Hp untuk main game atau mendengarkan musik, serta membuka aplikasi lain kecuali menelepon dan browsing internet.

#4. Memakai HP sebaiknya di ruang yang luas. Ketika berada di lift yang sempit, mobil atau kendaraan, batasi penggunaan telepon seluler. Jangan memakai Hp saat mengemudi, karena akan membahayakan keselamatan anda maupun pengguna jalan raya lainnya.

#5. Lihat indikator penerimaan sinyal. Kurangi memakai Hp saat indikator penerimaan sinyalnya lemah, atau ketika anda sedang berada dalam kendaraan yang melaju kencang termasuk kereta api. HP akan meningkatkan kekuatan penerimaan sinyal hingga maksimal, karena Hp selalu mencari sinyal ke antena relay yang baru.

#6. Memakai telinga secara bergantian. Jika anda diharuskan menelepon dalam jangka waktu lama, cobalah memakai telinga kiri dan telinga kanan bergantian secara berulang kali. Hal ini bisa membatasi paparan bahaya radiasi Hp pada satu sisi kepala saja, yang sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko tumor otak dan kanker kelenjar ludah pada telinga yang sering digunakan untuk mendengarkan ponsel.

Bila diibaratkan dengan olahraga berjalan atau lari, semakin jauh berjalan akan terasa capek dan otot pegal. Demikian pula menelepon, ada masanya untuk istirahat bagi otot pendengaran

#7. Menelepon seperlunya saja. Sebaiknya menelepon dengan Hp singkat dan seperlunya saja. Cukup untuk mengatur jadwal bertemu dengan nasabah, atau mengingatkan anak untuk belajar, misalnya. Jika anda ingin ngobrol dengan teman lama yang baru ketemu di jejaring social facebook atau twitter, sebaiknya memakai telepon rumah. Hmm, kelihatannya sepele, tapi ini bisa mengurangi bahaya radiasi Hp. Perlu diingat, risiko tumor otak dimulai pada tingkat paparan kumulatif yang relatif rendah.

#8. Mengurangi pemakaian Smartphone. Perangkat smartphone seperti BlackBerry atau iPhone menghasilkan emisi yang lebih tinggi daripada Hp biasa. Smartphone lebih banyak bergantung pada energi dari baterai untuk melakukan aktivitas e-mail, koneksi internet, dan men-display warna. Mengurangi pemakaian smartphone merupakan langkah bijak untuk mengurangi bahaya radiasi Hp.

#9. Hp jangan langsung ditempel ditelinga,  jika koneksi belum tersambung.  Setelah menekan tombol nomor Hp yang dituju, tunggu beberapa saat sampai ada indikator tersambung.  Saat itu, ponsel itu sedang mengirimkan sinyalnya yang terkuat karena sedang berusaha untuk terkoneksi.

#10. Dalam suatu penelitian, diketahui bahwa pria yang membawa telepon selulernya di dalam saku celana cenderung memiliki jumlah sperma 25 persen lebih rendah dibandingkan dengan kelompok pria lain yang tidak menyimpan ponselnya di saku celana. Setiap bagian dari tubuh menyerap radiasi pada intensitas yang berbeda, dan jaringan testikular kemungkinan juga lebih mudah diserang. Jadi jangan kantungi handphone jika tak ingin terkena bahaya radiasinya.

#11. Malam hari sebaiknya HP dimatikan. Jika tetap menyala, sebaiknya diletakkan di luar kamar tidur, agar gelombang elektromagnetik tidak menyerang organ otak manusia. 

#12. Jauhi anak balita dari Hp. Anak-anak usia dibawah 8 tahun sangat riskan terhadap bahaya radiasi Hp ini, sehingga sangat disarankan untuk tidak menggunakan HP.

#13. Gunakan tutup (casing) antiradiasi Hp. Di pasaran sekarang ini banyak ditawarkan berbagai produk untuk mengurangi bahaya radiasi Hp, mulai dari stiker antiradiasi hp hingga casing khusus untuk smartphone yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi hp mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.

Walaupun bahaya dari radiasi handphone belum terbukti, apa salahnya kita berhati-hati.



Disqus Comments